DLH Kutim Sosialisasikan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber untuk Lingkungan Bersih dan Seha
LINTAS time, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar sosialisasi Instruksi Bupati tentang Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Gedung Wanita, Selasa (18/11/2025). Kegiatan ini bertujuan menekan pencemaran lingkungan dengan pengelolaan sampah sejak dari sumbernya, baik di rumah tangga, sekolah, maupun fasilitas publik.
Kegiatan menghadirkan Sugiyo, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan LB3 DLH Kutim, yang menekankan pentingnya masyarakat memilah sampah untuk mengurangi beban lingkungan. “Perbaikan perilaku masyarakat dalam memilah sampah menjadi langkah penting untuk mengurangi beban lingkungan,” ujarnya.
Berdasarkan data DLH, penduduk Kutai Timur menghasilkan sampah sekitar 228 ton per hari, namun baru sekitar 12% yang berhasil dikelola. Sampah rumah tangga dan pasar menjadi sumber utama, dengan dominasi sampah plastik, kayu, dan kertas.
Sugiyo menambahkan, pengelolaan sampah harus menyesuaikan karakteristiknya. Sampah organik jika tidak diolah dengan baik dapat menimbulkan bau dan gas berbahaya, sementara sampah anorganik sulit terurai.
RPJMD Kutai Timur menargetkan 100% sampah terkelola pada 2029. Strategi yang diterapkan meliputi bank sampah, rumah kompos, TPS3R, maggot BSF, MRF, TPST, hingga teknologi waste-to-energy.
“Dengan komitmen ini, diharapkan sampah yang masuk ke TPA hanyalah residu yang tidak dapat dimanfaatkan lagi. Pemerintah berharap pengelolaan sampah di Kutim semakin efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Sugiyo.
Melalui sosialisasi dan program pengelolaan sampah berbasis sumber ini, Pemkab Kutai Timur menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan berkelanjutan. Dengan partisipasi aktif masyarakat, pengelolaan sampah di Kutim diharapkan semakin efektif, memberikan manfaat nyata, dan mendukung kualitas hidup seluruh warga.(Adv)DPRD)


Tinggalkan Balasan