14 Desember 2025

Pemkab Kutai Timur Gelar Puncak Hari Disabilitas Internasional 2025, Teguhkan Komitmen Mewujudkan Daerah Inklusif

LINTAS time, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Puncak Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2025 di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi, Rabu (3/12/2025) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wita ini menjadi ajang penting bagi Pemkab Kutim untuk menegaskan kembali komitmen dalam menciptakan layanan yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas.

Acara berlangsung penuh semangat dengan kehadiran Bupati Kutai Timur Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si, serta sejumlah pejabat seperti perwakilan Kacab Disdik Provinsi Kaltim, Kepala Disdik Kutim, Kodim 0909/KTM, Lanal Sangatta, Polres Kutim, Kadispora Kutim, Kepala SLB Kutim, hingga perwakilan perusahaan. Para orang tua dan puluhan siswa penyandang disabilitas ikut memeriahkan suasana.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menyampaikan bahwa penyandang disabilitas adalah bagian penting dari masyarakat Kutai Timur yang memiliki hak yang sama dalam berbagai aspek kehidupan.

“Pemkab Kutai Timur berkomitmen menghadirkan kebijakan pembangunan yang memperhatikan kebutuhan penyandang disabilitas. Kami terus bekerja sama dengan banyak pihak untuk menyediakan fasilitas publik yang ramah disabilitas dan memberi ruang partisipasi yang lebih luas,” ucap Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat membangun kepedulian dan menghargai keberagaman.

“Kesetaraan adalah tanggung jawab bersama. Tidak boleh ada satu pun warga yang tertinggal hanya karena keterbatasan fisik maupun non-fisik,” tegasnya.

Berbagai penampilan seperti tarian, karya seni, dan persembahan khusus dari para siswa penyandang disabilitas turut memeriahkan agenda puncak. Acara juga diisi dengan penyerahan hadiah serta sesi foto bersama yang menjadi penutup penuh kehangatan dan kebersamaan.

Melalui peringatan HDI 2025 ini, Pemkab Kutai Timur berharap tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang semakin aksesibel dan ramah bagi semua kalangan. Pemkab juga memastikan bahwa program-program inklusif akan terus diperkuat dalam berbagai sektor pembangunan di Kutim.(adv/Fk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini