Patroli Dialogis, Polisi Ajak Warga Sangatta Tak Ragu Lapor Jika Ada Gangguan
SANGATTA – Akhir pekan di Sangatta tak hanya diisi aktivitas warga yang beristirahat atau berlibur. Di saat yang sama, personel Polres Kutai Timur dari Satuan Samapta tetap berjaga, menyusuri sudut-sudut kota untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Sejak Sabtu hingga Minggu (15/2/2026), Unit Patroli 110 Beat 01 melaksanakan patroli rutin selama 24 jam dengan pendekatan dialogis. Artinya, petugas tak sekadar berkeliling memantau, tetapi juga menyapa dan berbincang langsung dengan warga.

Rute patroli mencakup sejumlah titik padat aktivitas, seperti Jalan Pendidikan, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Yos Sudarso, hingga Jalan Karya Bakti. Dua lokasi yang menjadi perhatian utama adalah kawasan rekreasi Bukit Pandang dan SPBU di Jalan Apt. Pranoto—tempat yang kerap ramai dikunjungi masyarakat.
Kapolres Kutai Timur, Fauzan Arianto, menegaskan bahwa patroli ini bertujuan membangun kedekatan sekaligus kesadaran bersama soal pentingnya menjaga keamanan lingkungan.
“Melalui patroli dialogis ini, kami mengajak warga untuk proaktif. Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami menekankan kepada masyarakat agar tidak ragu melapor jika menemukan hal yang mencurigakan atau gangguan keamanan di sekitarnya,” ujar AKBP Fauzan Arianto.
Di lapangan, dua personel yang bertugas—Bripda Ipan Saputro dan Bripda Fredi Paembonan—memberikan imbauan langsung kepada warga yang tengah bersantai di Bukit Pandang maupun kepada petugas SPBU. Mereka mensosialisasikan pemanfaatan layanan darurat kepolisian yang bisa diakses kapan saja.
“Anggota di lapangan mensosialisasikan layanan Call Center 110. Ini adalah akses cepat dan gratis bagi masyarakat untuk menghubungi polisi. Respons cepat dari laporan warga sangat membantu kami dalam mencegah tindak kejahatan sebelum meluas,” tambah Kapolres.
Melalui patroli dialogis ini, kepolisian berharap terbangun komunikasi dua arah antara aparat dan masyarakat. Sebab, keamanan bukan hanya tugas polisi, melainkan hasil dari kepedulian dan keberanian warga untuk saling menjaga dan segera melapor saat ada potensi gangguan.(*)


Tinggalkan Balasan