15 Januari 2026

DP3A Kutim Perkuat Layanan Ramah Perempuan dan Anak Lewat Bimtek Ruang Bersama Indonesia

Lintastime – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Timur kembali menguatkan kapasitas daerah melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Ruang Bersama Indonesia (RBI). Kegiatan yang berlangsung pada 10–14 Desember 2025 di Hotel Mercure Samarinda ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan ramah perempuan dan anak di seluruh wilayah Kutim.

Peserta bimtek berasal dari berbagai unit layanan dan komunitas, antara lain UPTD, Puspaga, Forum Anak, perwakilan desa Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, bidang PKHP, Dinas Koperasi, hingga LPAI. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari DP3A Provinsi Kalimantan Timur, drg. Nova Paranoan, M.Kes., yang turut memperkaya materi dan diskusi lintas sektor.

Kepala DP3A Kutim, Idham Cholid, dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa bimtek ini menjadi wadah bagi peserta untuk memahami konsep RBI secara praktis dan mudah diterapkan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari peresmian RBI Kutim pada Mei lalu oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

“Saya berharap kita semua dapat memahami konsep RBI dengan sederhana dan mampu mengembangkannya bersama. Ini merupakan tindak lanjut nyata setelah peresmian RBI di Kutim, sehingga implementasinya dapat berjalan lebih terarah,” imbuh Idham.

Melalui bimtek ini, peserta didorong untuk mengembangkan pengelolaan RBI berdasarkan praktik yang sudah berjalan, kemudian meningkatkannya sesuai standar yang telah ditetapkan. Dengan memanfaatkan potensi, komponen, dan jejaring yang ada, pelaksanaan RBI diharapkan lebih mudah diawasi dan dikolaborasikan antar pemangku kepentingan.

“Tahapan dapat dimulai dari kegiatan yang sudah berjalan, lalu disesuaikan dengan ketentuan RBI. Dengan memadukan unsur yang ada, pengawasan dan kerja sama akan semakin mudah serta memberi nilai tambah bagi layanan,” lanjutnya.

Dalam rangkaian bimtek tersebut, peserta juga diajak memahami fungsi utama RBI, mulai dari fungsi pemberdayaan yang mendorong optimalisasi potensi lokal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat—khususnya perempuan—hingga fungsi perlindungan yang memastikan terciptanya ruang aman, responsif gender, ramah anak, dan didukung kolaborasi lintas sektor.

DP3A Kutim berharap, melalui kegiatan ini, pemahaman peserta terhadap konsep RBI semakin menyeluruh dan mampu diterapkan secara berkelanjutan di wilayah masing-masing. RBI diharapkan berkembang menjadi sarana pemberdayaan, pembinaan, dan perlindungan yang berdampak langsung bagi masyarakat Kutai Timur.

Pelaksanaan bimtek ini sekaligus menguatkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan program RBI, serta mendorong terciptanya lingkungan yang inklusif, aman, dan berpihak pada kelompok rentan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini